
Lomba blog dijaminmurah.com

lomba blog dijaminmurah.com
Ramadhan Penuh Berkah
Banyak hal yang dapat kita ambil dan kita lakukan di bulan ramadhan ini, jika semuanya dilakukan dengan ikhlas dan sabar maka tak akan sia-sia semua yang telah kita kerjakan. Ramadhan penuh berkah melatih kita untuk selalu berbuat kebaikan dan berbagi terhadap sesama.
Kebersamaan yang terjalin di bulan Ramadhan sungguh sangat indah, senyuman yang di sodorkan oleh orang sekitar penuh dengan keikhlasan sehingga menjadi ibadahlah walaupun hanya sekedar membeikan senyuman.
Keteraturan mulai dari sahur sampai berbuka sangat terasa, sehingga terciptalah kedamaian bagi yang mematuhinya. Ibadah yang dilakukan takkan terasa berat, malah semuanya akan terasa indah. Sungguh bulan penuh berkah, di bulan ini pun ada malam lailatul qadar. Orang islam pun memburu malam lailatul qadar ini.
Jangan merasa aman!! Yang kata orang tua zaman dahulu, bahwa “saat bulan ramadhan semua setan di ikat dan tidak dikeluarkan sehingga manusia terbebas dari rayuan setan dan tak terjerumus pada jebakannya” ternyata bukan seperti itu, malah saat bulan ramadhan, setan semakin gencar untuk menggoda manusia agar tetap mengikuti hawa nafsunya, setan pun berharap agar manusia mukmin bisa ikut berpihak pada rayuan setan. Na’uzubillahimin zalik.. Tak sedikit orang yang tetap terperangkap oleh rayuan setan yang menyesatkan. Oleh karena itu saat bulan ramadhan dituntut untuk melawan hawa nafsu, menjaga hati dan tidak berbuat kemaksiatan. Sehingga saat ramadhan pergi, dapat memenej hawa nafsu yang sudah dilatih sebulan penuh.
Al waktu kassoif “waktu adalah pedang”. Setiap langkah dan perbuatan yang kita lakukan akan diminta pertanggung jawaban. memang semuanya tak akan terasa saat ini saat kita hidup didunia, balasan selama kita hidup didunia akan kita rasakan di akhirat kelak. Detik demi detik akan tercatat oleh malaikat munkar dan nakir akan perbuatan yang telah kita lakukan. Di bulan ramadhan ini kita latih perbuatan kita dan kita menej waktu sebaik mungkin.
Suatu percakapan yang luar biasa antara seorang anak yang saleh dan yang salah. Intisari percakapan kedua anak itu yaitu. “Kita umat islam, walaupun berbuat dosa tak apalah. Walaupun kita di masukan ke dalam neraka nantinya bakal diangkat ke syurga juga” kata anak salah. Dengan keyakinan yang kuat anak saleh berkata “Jangan berharap selamat, walaupun kita orang islam tapi tetap melakukan dosa akan masuk neraka dan akan diangkat lagi ke syurga, semuanya tidak benar, dalam surat Al-Baqarah : 80-82, orang yang berbuat dosa dan diliputi dosanya merekalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh mereka penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya. Itulah janji Allah dan janji Allah adalah benar”
Percakapan yang dilontarkan kedua anak tersebut mengandung hikmah yang besar, kita dapat merenung dan mengintropeksi diri serta selalu berhati-hati dalam setiap langkah kita agar tak terjerumus pada kekalnya api neraka dan tak hentinya memburu untuk mendapatkan tiket syurga yang kekal. Salah satunya dengan memanfaatkan bulan ramadhan yang penuh hikmah ini untuk terus berburu amal kebaikan.
Soal kimdas kesetimbangan kimia
Soal
1. Reaksi H2(g) + Cl2(g) 2HCl(g) Kc = 9.0 Jika H2, Cl2 dan HCl dicampurkan masing-masing 0.2 mol, hitunglah jumlah mol HCl yang dijumpai pada kesetimbangan!
(Jawab)
= = 5 < K
Hal ini berarti reaksi bergeser ke kanan.
H2 dan Cl2 akan berkurang, serta HCl akan bertambah.
H2(g) + Cl2 2HCL
Mula-mula : 0.2 mol 0.2 mol 0.2 mol
Terurai : -x mol -x mol +2x mol
Seimbang : (0.2-x) mol (0.2-x mol) (0.2 + 2x) mol
K = 9 = 3 = x = 0.08
HCl pada kesetimbangan = 0.2 + 2x
= 0.2 + 0.16
= 0.36 mol
2. Sebanyak 5 mol gas amonia dimasukan dalam suatu wadah, dan terurai sebanyak 2 mol menghasilkan gas nitrogen dan gas hidrogen. Campuran gas pada kesetimbangan menimbulkan tekanan total 3.5 atm. Hitunglah Kp!
(Jawab)
2NH3(g) N2(g) + 3H2(g)
Mula-mula 5 mol
Pergeseran 2 mol
Setimbang 3 mol 1 mol 3 mol
pNH3 = x 3.5 atm = 1.5 atm
pN2 = x 3.5 atm = 0.5 atm
pH2 = x 3.5 atm = 1.5 atm
Kp =
=
= 0.75
soal kimdas
Soal
1. Jika 5 ml asam klorida 0,1 M dinetralkan oleh 10 ml larutan KOH…
- Tentukan molaritas KOH
- Massa KOH yang terkandung dalam 500 ml larutan KOH
2. Ada berapa jenis-jenis titrasi, sebutkan dan berikan masing-masing contohnya…
(Jawab)
- Dik : V1 = 5 ml
V2 = 10 ml
M1 = 0,1 M
M2 = …..?
-
- V1 x M1 = V2 x M2
5 x 0,1 = 10 x M2
M2 = = 0.05 M
-
- M = x
M = x
0.05 = x 2
gram = 2.5 x 2
= 5 gr
2. Jenis-Jenis Titrasi asam basa terbagi menjadi 5 jenis yaitu :
ü Asam kuat – Basa kuat, contoh :
- Asam kuat : HCl
- Basa kuat : NaOH
ü Asam kuat – Basa lemah, contoh :
- Asam kuat : HCl
- Basa lemah : NH4OH
ü Asam lemah – Basa kuat, contoh :
- Asam lemah : CH3COOH
- Basa kuat : NaOH
ü Asam kuat – Garam dari asam lemah, contoh :
- Asam kuat : HCl
- Garam dari asam lemah : NH4BO2
ü Basa kuat – Garam dari basa lemah, contoh :
- Basa kuat : NaOH
- Garam dari basa lemah : CH3COONH4
Mencangkok yuk!!!
<!– @page { margin: 0.79in } H2 { margin-bottom: 0.08in; widows: 0; orphans: 0 } H2.western { font-family: “Times New Roman”, serif } H2.cjk { font-family: “DejaVu Sans” } H2.ctl { font-family: “Tahoma”, sans-serif } P { margin-bottom: 0.08in } –>
Cara Mencangkok Pohon Jambu
-
Alat dan Bahan :
-
Pisau
-
Gunting
-
Tali rafia
-
Air bersih
-
Tanah bakar secukupnya
-
Kapas
-
Plastik transparan
-
Pohon jambu
-
-
Langkah-langkah pencakokan :
-
-
Pilih dahan pohon jambu yang tidak terlalu tua(keras) dan juga tidak terlalu muda
-
Setelah menemukan dahan yang sesuai, maka kira-kira dengan panjang sekitar 10 cm, kuliti kulit dahan tersebut menggunakan pisau
-
Kuliti dengan hati – hati, dan jangan sampai merusak jaringan penting yang ada pada dahan pohon tersebut
-
Setelah itu, basahi kapas dengan air bersih dan bersihkan bagian dahan yang dikuliti tadi
-
Letakkan plastik membungkusi dahan bagian bawah, kemudian isi dengan tanah bakar
-
Bungkus dengan plastik kedua seperti membungkus permen
-
Ikat kedua ujungnya dengan tali rafia sehingga dapat membungkusi seluruh dahan pohon yang dikuliti tadi
-
Siramlah cangkokan tersebut dengan air bersih secukupnya
-
Diamkan selama beberapa bulan sampai cangkokan tumbuh akar
-
Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
-
Kerjakan dengan hati – hati terutama saat menguliti sebab Pembuluh tapis pada tumbuhan jika rusak akan menyebabkan kegagalan pencangkokan dan jaringan disekitar bawah kulit tumbuhan sangat lemah dan rentan akan infeksi bakteri maupun virus
-
Pilihlah dahan yang kira-kira memiliki diameter antara 5 cm hingga 7 cm
-
Untuk penyiraman tidak membutuhkan air banyak dan hanya perlu disirami sekali dalam sehari untuk menghindari pembusukan
![]()
-
-
Lama cangkokan
-
Lamanya pencakokan sampai tumbuh akar pada sekeliling dahan yang sudah di kuliti, diberi tanah dan dibungkus dengan plastik pada pohon jambu ini yaitu sekitar 2 bulan.
lomba

Review :
Alnect komputer telah menyediakan berbagai produk elektronik yang kualitasnya terjamin dan harganya yang terjangkau yang bisa di pesan secara online.
Kamera Sahitel Sahicam DB702C
lomba
Aku Ingin Mencintai_Mu (Edcoustic)
“Aku ingin mencintai_Mu”
Tuhan betapa aku malu
Atas semua yang Kau beri
Padahal diriku terlalu sering membuatMU kecewa
Entah mungkin karna ku terlena
Sementara Engkau beri aku kesempatan berulang kali
Agar aku kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakanMU
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMU
Aku ingin mencintaiMU setulusnya,
Sebenar-benar aku cinta
Dalam do’a
Dalam ucapan
Dalam setiap langkahku
Aku ingin mendekatiMU selamanya
Sehina apapun diriku
Kuberharap untuk bertemu denganMU ya Rabbi
Kunjungan ke saung mirwan
2.1 Sejarah Saung Mirwan
PT. Saung Mirwan didirikan pada tahun 1983 terletak di Ds. Sukamanah Kp.
Ps. Muncang Kec. Megamendung – Bogor, Indonesia dengan ketinggian 670m diatas permukaan laut. Pada awalnya, T. Hadinata selaku pemilik perusahaan memulai usahanya dengan menanam melon di atas lahan terbuka.
Tahun 1985 mulai dikembangkan usahanya dengan menanam bawang putih seluas 7 Ha di daerah Cipanas, Kab. Cianjur dan memperkerjakan karyawan sebanyak 100 orang. Karena banyak petani lain yang juga membudidayakan bawang putih, usaha tersebut kurang memberikan keuntungan sehingga kemudian diputuskan untuk mengembalikan usahanya di sekitar desa Sukamanah dengan mencoba usaha tanaman di dalam green house, menggunakan sistem tetes irigasi. Hasil percobaan awal yang menunjukkan hasil sangat memuaskan menjadikan T.Hadinata untuk memperbesar usaha ini dengan jenis tanaman melon, paprika, tomat, kyuuri dan shisito. Hingga tahun 1991 luas areal green house telah mencapai 1.5 Ha. Sampai akhir tahun 2001,
luasan PT. Saung Mirwan terdiri dari :
1. Desa Sukamanah, Bogor
Desa Sukamanah merupakan pusat kegiatan PT. Saung Mirwan dari produksi, pengemasan, penjualan, sampai pada administrasi. Bangunan green house mempunyai luasan sebesar 3 Ha, terdiri atas tanaman tomat cherry, shisito, kyuuri, baby kyuuri, krisan pot, mawar pot, gloxynia, kalanchoe, armenia, gardenia, cabe hias, cemara, beringin cina, dan anthurium.Untuk areal lahan terbuka dengan luas 2 Ha
dibudidayakan tanaman okra, baby kailan, buncis TW, edamame,dan euchaliptus
silver dolar. Sedangkan lain-lain seluas 5.5 Ha, terdiri atas bangunan kantor, gudang, sarana olah raga, tempat, ibadah, gudang pengemasan, bengkel, koperasi, asrama,dan
lain lain.
2. Lemah Neundeut, Bogor
Lemah Neundeut yang terletak tidak jauh dari desa Sukamanah, merupakan lahan produksi seluruhnya dengan areal seluas 3.5 Ha. Lahan yang diperoleh dari sewa kepada PTPN 08 Gunung Mas – Bogor ini terbagi atas : Green house seluas 1.2 Ha terdiri atas tanaman paprika, tomat beef, dan krisan potong. Lahan luar seluas 1.5
Ha terdiri atas tanaman edamame, buncis mini, dan silver dollar. Lain-lain seluas 0.8
Ha terdiri atas sarana dan prasarana kebun.
3. Garut
Lahan Garut merupakan areal produksi dengan luas 9 Ha yang diperoleh dengan menyewa lahan dari para petani yang bermukim di sekitar areal pertanaman. Lahan yang tersebar di sekitar Kecamatan Cisurupan ini tersebar di desa Cisurupan, Tambakbaya, Cilame, Cidatar, Barusuda, dan Balewangi ini terbagi atas :
Lahan luar seluas 8.7 Ha terdiri atas tanaman kapri, lollorosa, butterhead, selada keriting, selada merah, endive, lettuce head, lettuce romaine, asparagus, brocolly, edamame, zukini hijau, radichio, kailan baby, kailan, daun bawang, pakcoy putih, dan pakcoy hijau Green house / persemaian seluas 0.06 Ha digunakan untuk tempat persemaian Lain lain seluas 0.24 Ha terdiri atas sarana dan prasarana kebun seperti
kantor, asrama, dan lain lain.
4. Mitra Tani, Bogor dan Garut
Terdiri dari 60 – 100 orang mitra plasma dengan luasan sebesar 30 Ha, dan komoditi yang ditanam adalah edamame, buncis mini, zukini hijau, dan okra untuk
wilayah Bogor dan. Sedangkan untuk wilayah Garut sampai saat ini baru dalam tahap percobaan / pengembangan.
Banyaknya relasi dan kedekatan T. Hadinata dengan pakar pertanian di negeri Belanda yang unggul dengan produk produk pertaniannya, memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan, untuk memberikan konsultasi atas berbagai hal mulai dari masalah teknologi, informasi pasar, koperasi, dan juga kemitraan. Tahun 1992 PT. Saung Mirwan melakukan diversifikasi dengan mengadakan percobaan untuk memproduksi stek krisan yang sudah berakar, yang kemudian dilanjutkan dengan percobaan produksi bunga pot dan potong. Karena tuntutan pasar akan kebutuhan sayur, maka PT. Saung Mirwan secara tidak langsung harus meningkatkan produksi sayurnya, baik dari segi kualitas, kuantitas, maupun jenisnya. Namun, karena keterbatasan sumber daya manusia dan lahan, perusahaan mulai mencoba menerapkan sistem kemitraan. Mula mula dimulai dengan petani petani kecil di sekitar perusahaan, dan kemudian diperluas sampai daerah Bandung dan sekitarnya. Pasar lokal yang menjadi sasaran utama perusahaan adalah mencakup Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Tetapi untuk memperluas target pasar lokal, saat ini PT. Saung Mirwan juga telah mempunyai pelanggan di Bandung, Surabaya, sampai Bali. Sedangkan untuk pasar ekspor, mulai tahun 1998 PT. Saung Mirwan mulai memasok kebutuhan sayuran ke negara Hongkong Taiwan, dan Jepang. Tahun 1999, PT. Saung Mirwan bekerjasama dengan sebuah perusahaan dari negeri Belanda, Deliflor Chrysanten B.V. melakukan percobaan stek krisan yang sudah berakar dengan membuka lahan produksi tambahan.
2.2 Fasilitas PT Saung Mirwan
Sebagai salah satu upaya untuk memberikan sarana dan prasarana bagi seluruh karyawannya, PT. Saung Mirwan juga memberikan fasilitas-fasilitas tambahan untuk seluruh karyawan, disamping kewajiban sebagai sebuah perusahaan yang harus diberikan kepada karyawannya. Sarana yang diberikan oleh perusahaan kepada
karyawan antara lain :
- Gedung untuk beribadah
- Sarana asrama karyawan
- Sarana olah raga seperti lapangan tennis, tennis meja, dan mini golf
- Sarana hiburan seperti, kolam pemancingan
2.3 Visi dan Misi PT Saung Mirwan
Visi :
- Menjadi Salah Satu Leader di Bidang Agribisnis dengan Menerapkan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pertanian.
Misi :
- Menghasilkan produk pertanian yang berkualitas Tinggi secara berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan pasar.
- Senantiasa meningkatkan kualitas produk, kualitas sumber daya manusia dan kualitas pelayanan untuk memberikan kepuasan pelanggan.
- Mengembangkan sistem agribisnis melalui jaringan kemitraan.
- Bekerjasama dengan berbagai lembaga penelitian untuk menerapkan teknologi tepat guna yang bermanfaat untuk pelaku agribisnis.
2.4 Beberapa Jenis Bunga dan Sayuran yang dibudidayakan
Bunga
Selain menawarkan bunga krisan pot dan potong, PT. Saung Mirwan juga menyediakan bunga jenis lain yang menjadi kebutuhan pelanggan.
- Bunga balon
- Silver dolar baby
- Aster peacock
- Papyrus
- Syferus
- Asparagus bintang
- Asparagus covery
- Futoy
- Baby breath
- Gompherena
- Phylo dendrum
- Leather leaf
- Selocia (jengger ayam)
- Rosela
- Ivy hijau
- Aspeditra
- Krisdoren
- Ruscus
- Morea
- Taiwan leaf
- Khalanchoe pot
- Gloxinia pot
- Pointsettia
- Cut Amarantus
- Cut lysianthun
Bunga Krisan
Krisan, bunga bulan November, bunga musim gugur. Saat ini kalo teman – teman jalan – jalan ke taman di Perancis, atau ke toko bunga, halaman orang, maka tanaman Krisan ini yang dominan terlihat.
Bunga Krisan merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai prospek yang baik untuk dibudidayakan dan dijadikan sumber penghasilan. Karena itu Tanaman Krisan atau Seruni yang punya nama latin Chrysanthemum.
Bunga Krisan masih sodaraan dengan bunga Aster, Daisy, sama sama masuk famili Asteraceae. Keunggulan Krisan terletak pada masa tanamnya yang singkat dan harganya yang stabil, keaneka ragaman warna dan bentuk bunganya, juga karena sebagai bunga potong, krisan bisa tahan lebih dari 2 minggu di vas. Krisan pot bahkan bisa bertahan sampai hitungan bulan.
Krisan sebenarnya bunga asli dari kawasan Asia Timur, seperti Korea, Jepang dan China Utara tapi saat ini lebih banyak ditanam di negara eropa dan amerika.
Krisan di Perancis disebut Chrysanthème , merupakan bunga yang diasosiasikan dengan duka dan kematian. Krisan putih banyak digunakan untuk pemakaman, dan juga di tanggal 1 November pada saat perayaan La Toussaint (All Saints), Krisan warna warni diserbu untuk menghiasi kuburan. Kalo di Indonesia keknya Krisan dipake untuk bunga di pernikahan juga ya? Di Amrik juga keknya Krisan itu bunga untuk keceriaan.
Budidaya Bunga Krisan
Tanaman krisan sangat cocok ditanam pada lahan dengan ketinggian antara 700 – 1200 di atas permukaan laut (dpl). Untuk daerah yang curah hujannya tinggi, penanaman harus dilakukan di dalam bangunan rumah plastik, karena krisan gak tahan terpaan air .
Untuk pembungaan bunga ini butuh cahaya yang lebih lama, makanya perlu bantuan cahaya dari lampu TL dan lampu pijar. Penyinaran paling baik di tengah malam antara jam 22.30 – 01.00 dengan lampu 150 watt untuk areal 9 meter persegi, dan lampu dipasang setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah. Periode pemasangan lampu dilakukan sampai fase vegetatif (2 – 8 minggu) untuk mendorong pembentukan bunga.
Suhu udara terbaik untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah antara 20 – 26 derajat selsius. Toleran suhu udara untuk tetap tumbuh adalah 17 – 30 derajat selsius.
Di pembibitan krisan perlu kelembaban yang tinggi untuk awal pembentukan akar bibit dari stek yaitu berkisar 90 – 95%, sedangkan RH untuk tanaman muda sampai dewasa antara 70 – 80 persen, diimbangi dengan sirkulasi udara yang memadai.
Tanaman krisan mulai berbunga pada umur 10 – 14 minggu setelah tanam, tergantung pada jenis varietasnya. Saat panen yang paling tepat untuk krisan standar adalah ketika bunga telah setengah mekar atau 3 – 4 hari sebelum mekar penuh. Krisan tipe sprai dapat dipanen bila 75 – 80% dari seluruh kuntum bunga dalam satu tangkai telah mekar penuh.
Bibit Krisan bisa didapatkan dengan jalan penanaman stek pucuk maupun bila dinginkan dalam skala besar maka gunakanlah teknik kultur jaringan, Krisan bisa dipacu produksinya dengan penggunaan perlakuan khusus berupa pembuangan titik tumbuh (pincing), penjarangan tanaman dan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT).
Gampang. Kalo dapet kiriman krisan potong, setelah semingguan menikmati
Bisa juga dari benih . biji yg dibeli dlm sanchet. Semaikan biji pada media sekam, pasir, tanah berhumus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1:1. Agar media terbebas dari bakteri pembusuk, kukus media sebelum digunakan. Siramin teratur, ngasih pupuk sbb : pada masa pertumbuhan (hingga dua bulan) beri pupuk lengkap seperti gandasil, hyponex atau complesal dengan kadar nitrogen tinggi.
Ketika tanaman menampakkan kuntum bunga, gunakan pupuk dengan kadar P (fosfat) tinggi untuk merangsang munculnya kuntum bunga., 3 bulan kemudian sudah bisa menikmati bunga krisan yang indah
Sayuran
Sayur yang dihasilkan oleh PT. Saung Mirwan berasal dari produk sendiri, dan juga kemitraan.
Secara garis besar, sayur yang diproduksi adalah berasal dari sistem budidaya :
1. Green house, seperti paprika, timun mini, shisito, dan lain lain.
2. lahan luar, seperti lettuce head, edamame, okra, dan lain lain.
Sayur yang diterima oleh PT. Saung Mirwan diseleksi terlebih dahulu dan melalui proses sortasi, sehingga akan dihasilkan produk produk yang berkualitas dan mempunyai daya simpan lebih lama.
2.5 Teknik Budidaya Sayuran secara Hidroponik
o Media
Media hidroponik yang baik memiliki pH yang netral atau antara 5.5 – 6.5. Selain itu media harus porous dan dapat mempertahankan kelembaban. Media yang digunakan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan tahap pertumbuhan tanaman :
Media untuk persemaian atau pembibitan
Untuk persemaian dapat digunkan media berupa pasir halus, arang sekam atau rockwool. Pasir halus sering digunakan karena mudah diperoleh dan harganya murah, namun kurang dapat menahan air dan tidak terdapat nutrisi di dalamnya. Media yang biasa digunakan adalah campuran arang sekam dan serbuk gergaji atau serbuk sabut kelapa.
Media untuk tanaman dewasa hampir sama dengan media semai, yaitu pasir agak kasar, arang sekam, rockwool dan lain – lain. Media yang ideal adalah arang sekam. Keuntungannya adalah kebersihan dan sterilitas media lebih terjamin bebas dari kotoran maupun organisme yang dapat mengganggu seperti cacing, kutu dan sebagainya yang dapt hidup dalam pasir. Media arang sekam bersifat lebih ringan namun lebih mudah hancur, penggunaannya hanya dapat untuk dua kali pemakaian. Arang sekam dapat dibeli di toko – toko pertanian atau membuat sendiri.
Benih
Pemilihan benih sangat penting karena produktivitas tanaman teranganutng dari keunggulan benih yang dipilih. Periksa label kemasan benih, yaitu tanggal kadaluarsa, persentase tumbuh dan kemurnian benih. Pemilihan komoditas yang akan ditanam diperhitungkan masak-masak mengenai harga dan pemasarannya. Contoh sayuran eksklusif yang mempunyai nilai jual di atas rat – rata adalah tomat Recento, ketimun Jepang, Melon, parika, selada, kailan, melon dan lain – lain.
Peralatan Budidaya Hidroponik
Peralatan yang diperlukan adalah :
Wadah semai, bisa menggunakan pot plastik, polybag kecil, bak plastik, nampan semai, atau kotak kayu.
Wadah tanaman dewasa, umumnya digunakan polybag berukuran 30 – 40 cm dengan lobang secukupnya untuk mengalirkan kelebihan air saat penyiraman.
Kertas tissu / koran basah untuk menjaga kelembaban
Ayakan pasir untuk mengayak media semai Handsprayer untuk penyiraman
Centong pengaduk media Pinset untuk mengambil bibit dari wadah semai
Polybag ukuran 5 kg untuk penanaman transplant Benang rami (seperti yang sering digunakan tukang bangunan) untuk mengikat tanaman Ember penyiram
Pelaksanaan
Persiapan media semai Sebelum melakukan persemaian, sempuran media semai diaduk dahulu secara merata. Persemaian tanaman Persemaian benih besar Untuk benih yang berukuran besar seperti benih melon dan ketimun, sebaiknya dilakukan perendaman di dala air hangat kuku selama 2 – 3 jam dan langsung ditanamkan dalam wadah semai yang berisi media dan telah disiram dengan air. Benih diletakkan dengan pinset secara horisontal 4 – 5 mm dibawah permukaan media.Transplanting bibit dari wadah semai ke wadah yang lebih besar dapat dilakukan ketika tinggi bibit sekitar 12 – 15 cm (28 – 30 hari setelah semai). Persemaian benih kecil Untuk benih berukuran kecil seperti tomat, cabai, terong dan sebagainya cara persemaiannya berbeda dengan benih besar. Pertama siapkan wadah semai dengan media setebal 5 – 7 cm. Di tempat terpisah tuangkan benih yang dicampurkan dengan pasir kering steril secukupnya dan diaduk merata. Benih yang telah tercampur dengan pasir ditebarkan di atas permukaan media semai secara merata, kemudian ditutup dengan media semai tipis – tipis (3 – 5 mm). Setelah itu permukaan wadah semai ditutup dengan kertas tisu yang telah dibasahi dengan handsprayer kemudian simpan di tempat gelap dan aman.Wadah semai sebaiknya dikenakan sinar matahari tip pagi selama 1 – 2 jam agar perkecambahan tumbuh dengan baik dan sehat. Setelah benih mulai berkecambah, kertas tisu dibuang.
Setelah bibit mencapai tinggi 2 – 3 cm dipindahkan ke dalam pot / polybag pembibitan.
Perlakuan semai Bibit kecil yang telah berkecambah di dalam wadah semai perlu disirami dengan air biasa. Penyiraman jangan berlebih, karena dapat menyebabkan
serangan penyakit busuk.
Pembibitan
Setalah bibit berumur 15 – 17 hari (bibit yang berasal dari benih kecil) perlu
dipindahkan dari wadah semai ke pot / polybag pembibitan agar dapat tumbuh dengan baik. Caranya adalah dengan mencabut kecambah di wadah semai (umur 3 – 4 minggu setelah semai) secara hati – hati dengan tangan agar akar tidak rusak kemudian tanam pada lubang tanam yang telah dibuat pada pot / polybag pembibitan.
Transplanting/pindah tanam Sebelum dilakukan pindah tanam, perlu dilakukan persiapan media tanam, yaitu dengan mengisikan media tanam ke polybag. Sebaiknya pengisian dilakukan di dekat lokasi penanaman di dalam green house agar sterilitas
media tetap terjaga.
Setelah wadah tanam siap dan dibuatkan lubang tanam, maka transplanting siap dilakukan. Transplanting dilakukan dengan membalikkan pot pem bibitan secara perlahan – lahan dan menahan permukaannya dengan jemari tangan (bibit dijepit diantara jari telunjuk dan jari tengah). Jika pada pembibitan digunakan polybag, maka cara transplanting bisa dilakukan dengan memotong / menggunting dasar polybag secara horisontal.
Penyiraman
Penyiraman dilakukan secara kontinu, dengan indikator apabila media tumbuh dipegang dengan tangan terasa kering. Meida tanam hidroponik bersifat kering sehingga penyiraman tanaman jangan sampai terlambat. Jenis dan cara penyiraman adalah sebagai berikut:
o Penyiraman manual
Penyiraman dilakukan dengan handsprayer, gembor / emprat atau gayung. Cara penyiramannya adalah sebagai berikut :
- Pada masa persemaian
Cara penyiraman untuk benih berukuran kecil cukup dengan handsprayer 4 – 5 kali sehari untuk menjaga kelembaban media. Untuk benih berukuran besar digunakan gembor/emprat berlubang halus atau tree sprayer.
- Pada masa pembibitan
Penyiraman dilakukan dengan gembor dilakukan sebanyak 5 – 6 kali sehari dan ditambahkan larutan encer hara.
- Pada masa pertumbuhan dan produksi
Penyiraman dilakukan dengan memeberikan 1.5 – 2.5 l larutan encer hara setiap harinya.
- Penyiraman otomatis
Penyiraman dapat dilakukan dengan Sprinkle Irrigation System dan Drip Irrigation System, yaitu sistem penyiraman semprot dan tetes . Sumber tenaga berasal dari pompa.
- Perawatan Tanaman.
Perawatan tanaman yang perlu dilakukan antara lain adalah :
Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membuang cabang yang tidak dikehendaki, tunas air, atau cabang yang terkena serangan penyakit. Pemangkasan dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Misal pada tomat recento hanya dipelihara satu batang utama untuk produksi.
Pengikatan
Tanaman yang telah berada di wadah tanam selama 7 hari memerlukan penopang agar dapat berdiri tegak sehingga tanaman dapat tumbuh rapi dan teratur. Penopang tersebut diberikan dengan cara mengikat tanaman dengan tali (benang rami).
Penjarangan bunga (pada sayuran buah) Penjarangan bunga perlu dilakukan agar pertumbuhan buah sama besar. Namun hasil penelitian penjarangan bunga pada ketimun Gherkin tidak menunjukkan hasil yang berbeda dengan perlakuan tanpa penjarangan bunga.
Pengendalian hama dan penyakit Pengendalian dapat dilakukan baik secara
manual maupun dengan pestisida.
Panen dan Pasca panen
Dalam pemanenan perlu diperhatikan cara pengambilan buah / hasil panen agar diperoleh mutu yang baik, misalnya dengan menggunakan alat bantu pisau atau gunting panen. Cara panen yang benar dan hati-hati akan mencegah kerusakan tanaman yang dapat mengganggu produksi berikutnya.
Kriteria panen masing-masing jenis sayuran berlainan satu sama lainnya dan tergantung dari pasar. Makin besar buah belum tentu makin mahal / laku, malah termasuk kriteria buah afkir sehingga waktu panen yang tepat dan pengawasan pada proses produksi perlu diperhatikan.
Penanganan pasca panen
Pemasaran produk hasil budidaya hidroponik sangat dipengaruhi oleh perlakuan pasca panen. Standar harga penjualan produksi tergantung dari menarik atau tidaknya produk yang dihasilkan, terutama dilihat dari penampilan produk (bentuk, warna, dan ukuran). Perlakuan pasca panen sangat penting karena kualitas produk tidak semata-mata dari hasil produksi saja, melainkan sangat tegantung dan ditentukan oleh penanganan pasca panen, kemasan, sistem penyusunan, metode pengangkutam maupun selektivitas produk. Kerusakan produk dapat dikurangai dengan penanganan pasca panen yang tepat sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah pada produk
2.5 Proses Dan Cara Pengemasan Di Pt Saung Mirwan
Pengemasan merupakan salah satu divisi di PT. Saung Mirwan yang aktivitasnya menangani sayur pasca panen untuk kemudian disiapkan menjadi satu produk sesuai dengan kriteria yang diharapkan pelanggan. Tahapan-tahapan yang dilakukan di pengemasan meliputi penerimaan, pembersihan, penyimpanan, dan pengepakan. Kegiatan di dalam pengemasan ini berlangsung selama 24 jam penuh.
Penerimaan
Di Packaging juga diberikan penyuluhan-penyuluhan kepada mitra-mitra baru khususnya, yang berkenaan dengan pasca panen, dari cara penyusunan sayuran sampai pada kriteria standar sayuran yang diterima, meskipun hal ini juga dijelaskan oleh penyuluh-penyuluh lapang perusahaan.
Proses di Packaging ini dimulai dari penerimaan sayur yang dihasilkan oleh divisi produksi, maupun kemitraan (mitra beli, mitra tani, dan mitra tani kota). Sayur yang dipilih adalah jenis produk sesuai dengan standar mutu yang telah disepakati antara packaging dengan para pemasok sayur.
Pada saat sortasi, tak jarang pihak pemasok (divisi produksi, kemitraan, maupun petani itu sendiri) datang langsung untuk mengirim sayuran hasil produksinya untuk disetorkan kepada PT. Saung Mirwan. Selain diantar sendiri, pihak PT. Saung Mirwan juga memberikan pelayanan pengambilan panen dari pihak produksi / mitra untuk membantu pengangutannya dari lahan ke Packaging. Apabila pihak pemasok datang sendiri, maka wajib bagi mereka untuk menyaksikan kegiatan sortasi agar tidak ada pihak yang dirugikan dan apabila ada kerusakan-kerusakan yang terjadi sehingga dapat dilakukan perbaikan perbaikan handling sayuran pada saat pasca panen.
Pembersihan
Trimming merupakan salah satu proses yang dilakukan di Packaging setelah penerimaan dan sortasi. Sayur yang telah disortasi untuk selanjutnya dibersihkan dari kotoran, serta dilakukan pembuangan pada bagian-bagian tertentu dari sayuran yang tidak diperlukan (trimming). Biasanya trimming dilakukan pada sayuran jenis daun-daunan yang berbentuk crops dengan cara membuang daun lapisan paling luar (pada jenis kol, lettuce, dll). Biasanya kriteria daun yang ditrimming adalah 2-3 daun terluar, daun yang berlubang (bekas serangan hama dan penyakit), serta daun yang rusak akibat kesalahan mekanis pada saat pasca panen.
Penyimpanan
Setelah kegiatan trimming, proses selanjutnya adalah penyimpanan. Penyimpanan dilakukan pada ruang pendingin dengan temperatur yang optimal sesuai dengan daya simpan (Shelf Life) sayuran tersebut. Untuk mengatasi kendala tersebut, PT. Saung Mirwan membangun lebih dari 1 unit ruang pendingin agar penyimpanan sayuran tersebut dapat disesuaikan dengan daya simpan diatas. Untuk sayur jenis daun-daunan (kol, sawi putih, seledri, lettuce, selada, dan lain-lain) biasanya disimpan pada ruang pendingin bertemperatur 4-7° C. Sedangkan sayur-sayuran yang berjenis buah-buahan (tomat, paprika, daikon, dan lain-lain) ditempatkan pada ruang pendingin bertemperatur 7-10° C. Pada sayur jenis paprika, selain disimpan di tempat bertemperatur rendah, saat ini telah digunakan teknologi baru untuk memperpanjang daya simpan sampai 3 minggu lebih yaitu menggunakan sistem penghampaan udara (vacuum).
Teknologi ini dilakukan dengan cara menyungkup sayuran ke dalam satu kantong plastik berukuran besar dan kemudian menyedot semua udara / yang ada didalam plastik dan kemudian ditutup dengan rapat. Dengan proses penghampaan udara ini diharapkan agar proses respirasi di dalam sayuran dapat dihambat sehingga daya simpannya menjadi lebih lama. Setelah dilakukan percobaan, ternyata teknologi ini cukup efektif karena dapat meningkatkan daya simpan yang sebelumnya hanya mampu disimpan maksimal 10 hari menjadi sampai 3 minggu lebih.
Pengepakan
Di Gelar/Ura/Tanpa Kemasan Merupakan sayur yang dijual dalam bentuk tanpa dikemas. Untuk pengiriman menggunakan truk Saung Mirwan , sayur diletakkan pada krat boks. Untuk pengiriman menggunakan jasa angkut perusahaan lain , sayur dimasukkan pada kotak karton atau styrofoam box yang diberi es untuk pendinginan
Dikemas/Packed/Wrapped Menggunakan Film Plastic. Sayur dibungkus menggunakan bahan yang disebut dengan film plastic . Kegunaan dari kemasan dalam bentuk ini adalah : tampilan akan tampak bersih dan mewah , mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang shelf life , melindungi sayur dari konta minasi silang.
Dikemas/Packed/Wrapped Menggunakan Trayfoam dan Film Plastic. Sayur ditata / diletakkan teratur di atas trayfoam kemudian dibungkus dengan menggunakan film plastic. Kegunaan dari kemasan dalam bentuk ini adalah : tampilan akan tampak lebih bersih dan mewah, mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang shelf life, melindungi sayur dari kontaminasi silang , melindungi sayur dari kerusakan fisik yang diaki batkan oleh tekanan.
Dikemas/Packed/Wrapped Menggunakan Kantong Plastik. Sayur dimasukkan ke dalam kantong plastik dari jenis plastik PP atau ada juga jenis plastik PE . Kantong plastik diberi lubang pada beberapa bagian permukaannya untuk sirkulasi udara. Kegunaan dari kemasan dalam bentuk ini adalah : Mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang shelf life, mengurangi kemungkinan kontaminasi silang.
Dikemas/Packed/Wrapped Menggunakan Kantong Plastik Khusus. Plastik yang dimaksud diberi nama plastik tipe A . Sayur diletakkan dalam plastik tipe A ini secara baik kemudian plastik di ” sealed ” pada ujungnya sedemikian rupa hingga plastik ter tutup rapat. Kegunaan dari kemasan dalam bentuk ini adalah : tampilan akan tampak lebih bersih dan mewah , mengurangi penguapan yang berlebihan untuk memperpanjang shelf life, melindungi sayur dari kontaminasi silang, mudah untuk pembeli dalam membawa kantong ini karena dilengkapi dengan lubang pegangan tangan.
Dikemas/Packed/Wrapped Menggunakan Vacuum Plastic, Plastik jenis ini dipergunakan membungkus sayur yang sudah dipersiapkan secara khusus sayur yang sudah mendapatkan proses pengupasan , pencucian , pemotongan
hingga siap untuk dimasak. Sayur yang sudah diproses dimasukkan ke dalam vacuum plastik kemudian di vacuum hingga udara di dalam plastik menjadi habis / hampa . Kegunaan dari kemasan dalam bentuk ini : Sayur yang dikemas siap dimasak hingga mengurangi waste yang berarti juga mengurangi masalah sampah rumah tangga dari sayuran, menghemat waktu bagi konsumen karena sayur sudah siap untuk diolah tanpa memerlukan waktu untuk pembersihan atau pengupasan.
Sebagai perusahaan yang sudah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dan menghasilkan produk produk berkualitas, saat ini PT. Saung Mirwan telah memasok produksinya kepada customer besar.


